Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label JURNAL 25

3 Hal Yang Membuat Saya Rindu dengan Rumah

 Meskipun jarak rumah dengan tempat saya merantau hanya 50-an kilometer, tapi pulang adalah hal yang paling saya harapkan. Jika kalian tidak bisa membayangkan seberapa jauh 50 kilometer, itu setara dengan satu setengah jam perjalanan naik motor dengan kecepatan sedang. Kadang bisa lebih lama atau lebih cepat tergantung seberapa padat lalu lintas di jalan. Sekadar informasi jalan yang saya lewati untuk pulang adalah jalan lintas sumatera yang dilalui truk-truk bermuatan besar yang ingin berlayar ke pulau Jawa. Pulang bukan sesuatu yang mewah bagiku, tapi rumah selalu menawarkan hal-hal yang tak pernah bisa aku dapat di perantauan. Bukan hal istimewa tapi selalu membuat saya merindukannya. Hal-hal kecil yang mungkin tak banyak orang bisa dapatkan, karena ini bukan soal bendanya atau sesuatunya, ini soal rasanya. Sesuatu yang tak bisa dinilai dengan rupiah yang selama ini kucari di kota, anjayy. Kurang lebih ada 3 hal yang ingin aku bagikan, tiga hal ini personal, tapi bisa jadi r...

Lomba Bakiak

Nyaris tak ada yang menarik pada minggu pertama bulan Agustus. Minggu ini saya hanya melakukan rutinitas seperti biasa sebagai guru honorer dan marbot masjid . Hanya ada dua hal di luar kebiasaan yang terjadi selama satu minggu ke belakang. Salah satunya menarik salah satunya lagi tidak terlalu, meski itu adalah kali pertama. Eh, sebelum lanjut, jika kamu baca tulisan ini jangan berekspektasi kalau akan ada kuot-kuot romantis, penuh motivasi atau melankolis, ya. Saya sedang tidak menulis puisi atau karya sastra tingkat kabupaten. Ini tulisan random saja. Mau dilanjut monggo, nggak dilanjut yo jangan to, udah susah-susah nulis masa gak dibaca. Oke lanjut. Pertama, untuk pertama kalinya saya jadi pembina upacara di sekolah pertama tempat saya mengajar. Ini bukan pengalaman satu-satunya menjadi pembina upacara. Saya sudah pernah merasakannya ketika Madrasah Tsanawiyah . Ketika itu saya adalah Pemimpin Regu Utama ( Pratama – bukan Andika) Pramuka. Setiap Minggu ketika upacara pembukaan la...

Jurnal 25

   Tulisan ini akan menjadi penanda bahwa ada seorang yang mengaku penulis tapi tidak kunjung dikenal sebagai penulis bahkan oleh orang-orang di sekitarnya. Jurnal 25 adalah sebuah catatan perjalanan hidup, latihan menulis dan tempat bercerita. Rubrik ini akan memuat kejadian-kejadian menarik dalam hidup penulis dan merangkum aktivitas selama satu minggu. Tulisannya tidak akan panjang-panjang karena penulisnya juga masih males-malesan. Takutnya di tengah perjalanan dia capek dan malah banting stir jadi sopir ambulan padahal dia tidak bisa nyetir mobil. Rubrik ini muncul karena kegelisahan penulis terhadap dirinya sendiri. Setelah hampir 8 tahun menulis di media, dia tidak kunjung mendapatkan apresiasi yang dia harapkan. Dan yang paling parah adalah kemampuan menulisnya yang stagnan dan tidak mengalami perkembangan yang signifikan. Pada usia yang sudah seperempat abad ini penulis merasa tulisannya gitu-gitu aja. Apalagi setelah kalah dalam beberapa sayembara dan lomba, penulis ...